Selasa, 11 Juni 2013

Materi Manajemen Pemasaran "Daur Hidup Produk"


STRATEGI PEMASARAN UNTUK BERBAGAI TAHAP DALAM DAUR HIDUP PRODUK
( MANAJEMEN PEMASARAN )




Disusun Oleh :
1.     M.Ardinan Nurlatif         11.0102.0072
2.     Anis Kusuma P              11.0102.0077
3.     Tatag Wahyu                 11.0102.0111

FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAGELANG
2012/2013


PEMBAHASAN

KONSEP DAUR HIDUP PRODUK.
            Daur Hidup Produk (DHP) merupakan konsep yang penting dalam pemasaran karena memberikan pemahaman yang mendalam mengenai dinamika bersaing suatu produk. Konsep ini dapat menyesatakan jika digunakan tidak cermat.
SIKLUS HIDUP PERMINTAAN/TEKNOLOGI.
            Produk ada sebagai salah satu dari sekian banyak pemecahan untuk memenuhi suatu kebutuhan.
1. perubahan tingkat kebutuhan di jelaskan dengan kurva siklus hidup permintaan, yaitu kurva paling atas yang tampak pada gambar,terdapat tahap kebangkitan emergence(e), di ikutin dengan tahap pertumbuhan yang cepat (G1), pertumbuhan yang semakin lambat (G2), ke dewasaan (M) dan kemenurunan (D).
2. siklus hidup permintaan-teknologi, yang di tunjukan dengan kurva (T1 dan T2). Tiap-tiap siklus hidup permintaan – teknologi mempunyai tahap kebangkitan, pertumbuhan yang cepat, pertumbuhan yang lebih lambat, kedewasaan, dan kemudian penurunan.
Daur Hidup Produk dan Tahap-tahapnya.
            Konsep daur hidup produk adalah suatu upayah untuk mengenali berbagai tahap yang berbeda dalam sejarah penjualan suatu produk.
                        4 hal yang dapat di katakan mempunyai suatu daur hidup produk yaitu :
1)      Setiap produk memiliki batas umur.
2)      Penjualan produk melewati tahap-tahap yang jelas dan setiap tahap memberi tantangan yang berbeda kepada si penjual.
3)      Laba yang di peroleh dari penjualan akan meningkat dan menurun pada tahap yang berbeda dalam daur hidup produknya.
4)      Produk menuntut strategi yang berlainan dalam hal pemasaran, keuangan, produksi, personalia maupun pembelian pada tahap dalam daur hidup produknya.



DHP selalu mengambarkan riwayat penjualan dengan kurva berbentuk-S. Kurva ini di gambarkan dalam 4 tahap :
1)      Perkenalan
2)      Pertumbuhan
3)      Kedewasaan
4)      Penurunan

Kelompok-Produk, Bentu-Produk Dan Hidup Merek.
                        Konsep DHP mengandung tingkat penerapan yang berlainan dalam setiap bidang pembahasan :
1)      Kelompok-produk, memiliki daur hidup yang paling lama.
2)      Bentuk-produk, cenderung mengikuti pola DHP yang standar.
3)      Merk,  rupanya memelihatkan DHP yang paling singkat.
Bentuk Lain Daur Hidup Produk.
            Kenyataannya membuktikan bahwa tidak semua produk memiliki daur hidup produk yang berbentuk S.Para pemilih telah menemukan enam pola daur hidup produk yang berbeda dari 17 pola DHP yang ditelitinya.Tiga pola yang umum yaitu:
  1. Pola “kemerosotan maturitas pertumbuhan”
  1. Pola daur berulang
  1. Pola Berlekuk
Daur Hidup Gaya, Maya Dan Aliran Iseng (Fad).
            Ada 3 katagori DHP yang harus di bedakan dengan jelas dengan DHP yang lainnya, yaitu :
1)      Gaya adalah cara mengungkapkan yang khusus dan mendasar dalam suatu bidang.
2)      Mode adalah gaya yang sedang populer dalam berlaku dalam satu bidang.
3)      Aliran iseng(fad) adalah mode yang muncul dengan tepat kedalam masyarakat, di terima dengan penuh gairah,memuncak sangat awal dan berakhir sangat cepat.


Dasar pemikiran Daur Hidup Produk.
            Teori difusi dan teori adopsi adalah pokok-pkok pemikiran yang mendasarinya.
            Secara garis besar,konsep DHP sangat berguna dalam kerangka mengembangkan strategi pemasaran yang efektif dalam berbagai tahap dalam daur hidup produk.
Tahap Perkenalan.
            Tahap perintisan perkenalan di mulai bila produk sudah di distribusikan untuk pertama kalinya dan tersedia di pasar untuk di beli masyarakat. Pengeluaran untuk promosi adalah yang tertinggi dalam jumlah presentase terhadap penjualan untuk :
1)      Memberi tahu konsumen potensial atas hadirnya 1 produk baru yang sama sekali belum di kenal.
2)      Membujuk konsumen untuk mencoba.
3)      Untuk menjamin tersedianya produk pada stiap pengecer akhir.
Strategi Pemasaran dalam Tahap Perkenalan.
            Dalam meluncurkan produk baru manager pemasaran bisa menetapkan setiap variabel pemasaran pada tingkat yang tinggi atau rendah, seprti dalam harga, promosi, distribusi dan mutu produk. 4 jenis strategi pertimbangan yang di lakukan managemen:
1)      Strategi menyaring cepat
2)      Strategi menyaring lambat
3)      Strategi penerobosan cepat
Tahap Pertumbuhan.
            Melonjaknya hasil penjualan merupakan tanda jelas berlangsungnya tahap pertumbuhan. Pada tahap ini jumlah keuntungan ikut mebumbung tinggi yang di sebabkan oleh biaya promosi yang di bebankan pada volume yang jauh lebih besar dan oleh banyaknya penurunan biaya produksi perunit dibandingkan penurunan harga jual
Strategi pemasaran dalam tahap pertumbuhan.
            Selama tahap ini, beberapa strategi dapat di gunakan untuk mempertahankan pertumbuhan dasar yang pesat selama mungkin.
1)      Mutu produk di tingkatkan dan ciri serta model produk di tambahkan
2)      Model dan produk baru di tambahkan
3)      Segmen pasar baru di masuki
4)      Saluran distribusi baru di manfaatkan
5)      Beberapa bentuk periklanan di geser dari membujuk minat konsumen pada produk.
6)      Harga di turunkan pada saat yang tepat untuk menarik golongan konsumen lain yang peka pada harga.
Tahap Kedewasaan (Maturity).
            Sebagian besar produk berada dalam kedewasan dalam daur hidup produk sehingga kebanyakan manajemen pemasaran mengarap produk yang telah dewasa. Ada 3 tahap dalam kedewasaan ini :
1)      Kedewasaan pertumbuhan
2)      Kedewasaan mantap
3)      Kedewasaan mengusang
Tahap Kemunduran.
Pada akhirnya hasil penjualan dari hampir semua bentuk-bentuk dan merk akan bergerak menurun. Terdapat banyak alasan menagapa penjualan bisa :
1)      perkembangan teknologi
2)      Perubahan selera konsumen
3)      Luar negri
Strategi pemasaan dalam Tahap Kemunduran.
¨  Mengidentifikasi produk yang Lemah
¨  Menetapkan strategi pemasaran
¨  Keputusan menarik produk (drop Decision).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar